Atika Maysa's Blog

Menulis, tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan, tak Sepayah Membalikkan Telapak Kaki

Ingin Jadi Pemulia ^_^

Filed under: Academic — ATIKA MAYANG SARI at 7:03 am on Sabtu, Juni 2, 2012

Aku kini adalah bagian dari keluarga besar Agronomi Hortikultura (AGH) IPB. Sudah hampir 1 tahun aku menjalani rutinitas sebagai mahasiswa pertanian. Menanam jagung dan kacang tanah dengan sistem tumpang sari dalam mata kuliah Dasar-Dasar Agronomi, menanam sayuran di Dasar-Dasar Hortikultura, menyilangkan cabai, kacang hijau, jagung dan padi waktu praktikum Pemuliaan Tanaman. Pengetahuanku tentang AGH bisa dibilang masih sedikit. aku baru merasakan kulit luarnya saja. Dan sungguh, aku penasaran untuk melanjutkannya.

tapi, menginjak tahun kedua disini, aku mulai bingung, dimanakah hati ku terpaut? jadi agronom? sepertinya menyenangkan…jadi hortikulturis? boleh juga…apa milih benih aja? hmm, bisa, bisa, bisa…atau, jadi breeder? waaahh, seru tuh kayaknya…tapi yang pasti, aku gak mau di perkebunan, beraaaattt euuuyy…

sebenarnya, aku senang dengan pemuliaan tanaman. aku ingin menjadi breeder..terlebih, dosen pemulia tanaman disini masih sedikit, bisa dihitung jari..padahal, profesi ini sangat kereeenn dimataku…tapi kata pak Surdjono, pemulia itu harus punya dua sifat utama, yaitu sabar dan tekun..lha aku?? selain itu, aku juga masih kesulitan dengan genetika tanamn dan statistika..padahal, dua ilmu tersebut sangat diperlukan dalam pemuliaan tanaman.

“Ya Allah, seandainya Engkau izinkan aku jadi Breeder, mudahkan lah langkahku untuk menjalaninya..pahamkanlah aku ilmu-ilmu yang berkaitan dengannya dan rahmatilah setiap kerja yang aku lakukan…Aaamiiinn…”

atika kecil

Filed under: Academic — ATIKA MAYANG SARI at 6:31 am on Sabtu, September 11, 2010

oke ku mulai cerita ini dengan bismillah dan perkenalan diri dulu..nama ku atika mayang sari, terserah kamu mau panggil apa..ika, tika, atika, atik, mayang, maysa, sari atau apa saja…aku sulung dari 5 bersaudara…wooww, banyak ya? (gak juga…) ayah ku hanya nelayan ikan, ibu ku guru SD. kami tinggal di tepian danau maninjau, danau yang dikelilingi oleh barisan bukit sehingga kalau dilihat dari jauh akan seperti sebuah kuali berisi air… aku adalah gadis minang yang di bessarkan dalam lingkungan adat yang bisa dikatakan masih cukup kental meski modernisasi sudah mulai menggerogoti nilai-nilai luhur budaya minangkabau.

dari kecil, aku sudah diajarkan nilai agama. mulai dari mengaji disurau, hingga masuk MDA..namun,  bisa dibilang, waktu kecil aku adalah anak yang nakal, jarang sekali dirumah.. pulang sekolah aku sudah terbang ke pinggir danau, mandi, memancing, naik perahu, mengakap ikan, atau lomba renang. tak jarang juga aku kabur ke hutan, mencari mangga atau durian, memilih biji cengkeh yang jatuh dan memanjat pohon pala.. kalau diingat-ingat lagi, masa-masa itu sungguh menyenangkan… :)

walaupun begitu, tak selamanya aku jadi anak yang tak tahu diri, karena  nyatanya, dari kelas 2 SD pun aku sudah mencuci dan menyetrika bajuku sendiri, membantu ibu memasak, atau sekedar menyapu-nyapu rumah…bahkan tiap sabtu dan minggu, aku dan teman ku menangkap ikan kecil khas danau maninjau bernama rinyuak untuk dijual atau di masak oleh ibu..untuk tambahan uang jajan, aku mencari pakis dihutan lalu menjualnya. dua kali setahun, ketika musim durian, aku turut menunggu durian jatuh..yah, hasilnya memang untuk aku juga..tapi setidaknya, dari kecil aku sudah diajar mandiri..

tapi entah kenapa, diseantro kampung ku, tak ada satu orang pun yang mengatakan aku anak nakal..hehehe, entahlah mungkin karena aku memasang tampang lugu…bohong…bukan, bukan karena itu, jangan pulalah kau sampai percaya teman…itu karena di SD, aku selalu mendapat juara dan yang bikin heboh, setiapa kali menerima rafor, ibu selalu menggendongku sampai rumah..(lha, emang ibu kuat?) ya iya lah, wong dulu aku kecil banget…

dari awal sekolah, aku selalu dapat beasiswa, sehingga ibu tidak perlu mengeluarkan biaya, mungkin inilah penyebab kenapa aku agak dimanja orang tua..

tidak hanya dirumah, disekolah pun guru-guru sayang padaku…yaah, walaupun aku gak pernah bikin PR…tapi, mereka selalu percaya kalau aku bisa…

ini hanya cerita kawan, bukan bagian dari kesombongan ku…maaf, kalo kamu merasa dongkol membacanya…

*bersambung…